Fenomena Rat Race (Bagai Hamster yang Terjebak Permainan)

rat race financial freedom kebebasan finansial

Rat race. Pernahkah kamu memikirkan sejenak tentang hidupmu? Memikirkan tentang hidupmu sebagai seorang pekerja di kota metropolitan yang setiap Senin-Jum’at harus menyisihkan waktunya dari jam 7 sampai 4 sore untuk bekerja. Terkadang kamu sudah tidak punya waktu lagi untuk keluarga, teman, sahabat dan paling buruk lagi adalah tidak ada waktu untuk diri sendiri. Betapa hidup kita terkadang menjadi tidak berarah, tidak menuju kemana-kemana, seakan-akan kita sedang berlari tapi sebenarnya kita tidak pernah berpindah. Bagaikan seekor hamster yang berlari di atas permainan roda. Mungkin kita sedang terperangkap dalam rat race.

Menurut saya, menjadi pegawai atau pekerja bukanlah sebuah pilihan yang salah. Dunia ini begitu besar. Sempit rasanya apabila kita berpikir jika semua orang harus jadi pengusaha dan punya usaha sendiri. Namun, layaknya manusia sejati yang merdeka, semua orang haruslah memiliki visi hidup. Pernahkah kita berpikir apa tujuan kita bekerja? Apakah sebenarnya kita bekerja hanya untuk memuaskan hasrat dan nafsu kita? Saat pertama kali bekerja, kita kumpulkan uang untuk membeli rumah & kendaraan yang semampunya. Kita rela habiskan bertahun-tahun waktu kita bekerja untuk mengumpulkannya atau membayar kredit barang tersebut. Setelah bekerja lebih lama, posisi kita makin senior, tentunya gaji makin besar, kita kumpulkan lagi uang yang lebih banyak untuk membeli rumah & kendaraan yang lebih besar dan lebih besar. Siklusnya terus berulang, hingga akhirnya kita meninggalkan dunia ini dengan ambisi-ambisi dan nafsu yang belum terpenuhi. Hidup kita yang seperti itu bagaikan hamster yang terperangkap dalam permainan roda tadi. Kita berlari tapi sebenarnya tidak pernah berpindah. Kita gunakan waktu yang dimiliki untuk mengumpulkan barang-barang yang diinginkan, yang kadang tidak dibutuhkan. Kita siap mengorbankan keluarga, kesehatan hanya untuk memenuhi nafsu kita saja. Bayangkanlah apabila yang memiliki hidup seperti ini bukan satu-dua orang saja, melainkan jutaan. Dunia dimana semua orang terus berambisi memenuhi keinginannya, rela sikut sana sikut sini, rela halalkan segala cara demi daftar nafsunya itu terpenuhi. Akibatnya korupsi terjadi, kesenjangan terjadi, politik kotor dihalalkan.

Keluar dari rat race bukanlah hal yang tidak mungkin dilakukan. Menurut saya pribadi, saat hidup sudah memiliki visi yang lebih dari sekedar pemuasan nafsu material itu artinya kita sudah tidak berada di rat race. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk keluar dari rat race adalah dengan menggapai kebebasan finansial. Saat kita sudah bebas secara finansial, prioritas hidup tentunya akan berubah. Kita tidak akan lagi melulu mengutamakan urusan perut. Kebutuhan lain yang bersifat non-material seperti aktualisasi diri, keluarga, dan kesehatan tentunya akan lebih diutamakan. Ini semua adalah demi hidup yang lebih berkualitas. Jadi, apakah anda siap untuk keluar dari rat race?

No comments:

Powered by Blogger.