Mengelola Rekening Bank (Rekening Tabungan, Investasi, Pengeluaran)


Skema Pengelolaan Rekening Bank
Hai, Gans. Setelah mempelajari budgeting di bab sebelumnya, kini saatnya kita membuat media pengalokasian dari budget yang telah dibuat. Menurut beberapa buku tentang financial literacy yang saya baca, untuk setiap tujuan budget sebaiknya dibuat satu akun bank. Sepengalaman saya sendiri, memiliki beberapa akun bank membuat saya bisa lebih disiplin dalam memanajemen keuangan. Saat ini, saya memiliki 5 akun bank dengan tujuan berbeda, antara lain:

1. Checking Account
merupakan akun untuk menampung gaji/pendapatan, lalu kemudian didistribusikan ke akun-akun yang lain. Akun ini ibarat inbox e-mail yang menampung semua e-mail masuk, baru kemudian difilter ke kategori yang lain.
Untuk checking account, pilihlah akun yang mampu menyediakan fitur gratis transfer ke rekening lain. Karena, salah satu fungsi checking account adalah mendistribusikan uang ke akun lain secara murah dan efisien.
Based on Experience: Saya memiliki Checking account di BTPN Jenius.
(+) Gratis biaya admin, ada fitur gratis transfer ke bank lain, ada fasilitas kartu ATM, ada fasilitas mobile banking
(-)  N/A

2. Emergency Account
merupakan akun untuk menyimpan dana darurat (emergency fund). Seperti yang kita ketahui bahwa “life is like a box of chocolate”, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Bisa saja kemungkinan-kemungkinan buruk terjadi pada kita. Oleh karena itu, alangkah bijak bila kita mengalokasikan sedikit dana untuk kebutuhan darurat. Rule of thumb jumlah dana darurat adalah 4x dari kebutuhan per bulan (single). Tentunya makin banyak dana darurat yang tersedia, akan lebih aman. Untuk emergency account, pilihlah akun bank yang aksesnya mudah, namun tidak terlalu mudah untuk ditarik.
Based on Experience: Saya menyimpan dana darurat saya di akun BNI Tabunganku.
(+) Gratis biaya admin, bisa diambil sewaktu-waktu (hanya perlu ke bank)
(-) Tidak ada kartu ATM, bunga kecil (1%)

3. Expense Account
merupakan akun yang digunakan untuk pengeluaran. Salah satu trik untuk mengurangi pengeluaran adalah dengan membuat akun khusus yang digunakan hanya untuk pengeluaran. Dengan melakukan ini, harapannya adalah pengeluaran sesuai dengan yang telah dianggarkan per bulannya.
Untuk expense account, pilihlah akun bank yang menyediakan fasilitas kartu ATM dan memiliki mesin ATM yang banyak. Karena tentu saja kita akan memerlukannya untuk menarik uang sewaktu-waktu.
Based on Experience: Saya menaruh pos pengeluaran di akun Bank Mandiri Tabunganku. Saya menganggarkan sekitar 25% dari pendapatan untuk kebutuhan per bulan.
(+) Gratis biaya admin, ada fasilitas kartu ATM
(-) Maksimal penarikan 1jt/hari, tidak bisa transfer

4. Saving Account
merupakkan akun yang digunakan untuk tabungan. Selain memiliki dana darurat, kita juga harus memiliki tabungan sebagai simpanan untuk keperluan di masa mendatang. Berbeda dari  dana darurat yang hanya akan dipakai apabila ada force majeure, kalau tabungan bisa dipakai sewaktu-waktu asalkan kebutuhannya benar-benar penting. Trik agar bisa menabung dalam jumlah lumayan adalah dengan cara langsung menyisihkan gaji. Kalian dapat memanfaatkan fasilitas auto debit dari akun bank. Saran saya untuk saving account, buatlah akun khusus yang memang ditujukan untuk menabung dan ada fitur auto debit.
Based on Experience: Saya menganggarkan sekitar 10-20% dari pendapatan untuk tabungan. Saya membuat akun tabungan di BTPN Jenius-Dream Saver.
(+) Ada fitur auto debit, bunga 5%                                                                                                  (-) N/A

5. Investment Account
merupakan akun yang dipergunakan untuk investasi. Seperti yang kita pelajari di bab sebelumnya, bahwa orang yang ingin mencapai financial freedom akan lebih berfokus dalam membangun asset, khususnya investment asset. Mengapa? Karena hanya investment asset yang nilainya bisa bertambah seiring waktu. Tentunya dengan syarat realisasi investasinya menguntungkan dan fundamentalnya bagus.
Based on Experience: Saya membuat akun untuk keperluan investasi di BNI Taplus. Saya menyisihkan sekitar 50-70% dari pendapatan ke akun investasi. Dari dana investasi yang terkumpul ini, lalu saya gunakan untuk berinvestasi di obligasi, reksadana, P2P, saham, dll.
(+) Bank BNI merupakan bank besar, fitur kartu atm, bisa digunakan untuk rekening saham
(-) Biaya admin besar

Total biaya administrasi yang saya keluarkan per bulan dari 5 akun bank di atas adalah Rp 15.000,- (semua biaya ini dari BNI Taplus).

Memiliki banyak akun bank akan membuat kita pusing di awal-awal, namun setelah terbiasa semuanya akan bisa berjalan otomatis dan mudah. Harus diakui memang diperlukan sedikit effort untuk mengorganisasi akun-akun bank tersebut, tapi demi tercapainya tujuan financial freedomwhy not? Yuk mulai organisir akun-akun bank kamu!!

No comments:

Powered by Blogger.