Membuat Budget (Budgeting)

Hallo, Gans. Setelah kita mulai memahami fundamental financial freedom, yang sekarang harus dilakukan adalah budgeting. Apa itu budgeting? Budgeting merupakan kegiatan pembuatan anggaran untuk setiap jenis kebutuhan atau pengalokasian pos pengeluaran dan pemasukan. Kalau menurut saya, inilah core dari financial freedom itu sendiri. Kemampuan budgeting inilah yang membedakan antara orang yang mengakumulasi kekayaan dan tidak. So, let’s check this out!!


Dalam melakukan budgeting, sebenarnya tidak ada standard yang baku. Pembuatan budget juga sangat dipengaruhi oleh karakter atau profil orang itu, seperti: agresif, konservatif, atau medium. Orang yang agresif cenderung akan mengalokasikan uang yang dimilikinya untuk investasi dalam jumlah besar. Orang yang memiliki profil medium (di antara konservatif dan agresif) cenderung akan mengalokasikan uang yang dimilikinya ke beberapa pos (tabungan, pengeluaran, investasi) secara merata. Orang yang konservatif mungkin cenderung tidak akan berinvestasi, melainkan hanya melakukan pengeluaran dan tabungan.

Profil konservatif bisa ditunjukkan rule yang atas, profil medium ditunjukkan oleh rule bawah (Sumber: IG JOE-MONEY)

Setelah mencari di beberapa sumber, saya menemukan beberapa rule yang cukup bagus untuk diterapkan untuk setiap profil.

1. Profil konservatif
Untuk pengalokasian gaji bulanan, gunakanlah rule 50-30-20. Artinya, 50% untuk kebutuhan, 30% untuk memenuhi keinginan, dan 20% untuk tabungan.
Contohnya: Lionel adalah seorang yang konservatif, dia mendapatkan gaji 6 juta/bulan. Maka, budgetingnya 3juta untuk kebutuhan bulanan, 1.8 untuk membeli barang/melakukan yang diinginkan, dan 1.2 juta disisihkan untuk tabungan.

2. Profil medium
Untuk pengalokasian gaji bulanan, gunakanlah rule 50-20-20-10. Artinya, 50% untuk kebutuhan, 20% untuk tabungan, 20% untuk investasi, dan 10% untuk memenuhi keinginan.
Contohnya: Ronaldo memiliki profil yang medium, tidak terlalu boros, tertarik investasi, namun takut kehilangan uangnya semua. Dia mendapatkan gaji 10jt per bulan. Maka, budgetingnya 5juta untuk kebutuhan, 2 juta untuk investasi, 2 juta untuk tabungan, dan 1 juta untuk bersenang-senang.

3. Profil agresif 
Untuk pengalokasian gaji bulanan, gunakanlah rule 25-25-40-10. Artinya, 25% untuk kebutuhan, 25% untuk tabungan, 40% untuk investasi, dan 10% untuk memenuhi keinginan.
Contohnya: Hazard memiliki profil keuangan yang sangat agresif, tidak suka menghamburkan uang, sangat suka berinvestasi. Dia mendapatkan gaji 10jt per bulan. Maka, budgetingnya 2.5jt untuk kebutuhan, 2.5 jt untuk tabungan, 4 juta untuk investasi, dan 1 juta untuk bersenang-senang.

Seperti yang sebelumnya saya katakan bahwa tidak ada standard baku untuk budgeting. Ini tentunya melihat karakter diri sendiri dan tentunya juga tingkat pendapatan. Budgeting yang baik adalah ketika ada perubahan pendapatan, budgeting juga berubah. Saat pendapatan meningkat, alangkah lebih baik alokasi tabungan/investasi diperbesar, begitu juga sebaliknya. Budgeting akan sangat penting di dalam meraih financial freedom. Menurut kamu, lebih cepat mana dari tiga profil di atas dalam meraih financial freedom? Pasti kita sepakat bahwa jawabannya adalah profil agresif. Ya by default seperti itu, asalkan dia berinvestasi pada produk investasi yang tepat ya. Profil konservatif jelas akan lama sekali dalam meraih financial freedom karena mereka spend too much. Profil medium bisa jadi mampu mengakumulasikan kekayaan dalam jumlah besar, namun tentunya kurang optimal dan lebih lama dalam mencapai financial freedom. Tapi, itu tidak apa-apa sih daripada tidak ada yang diakumulasikan sama sekali. Profil medium bisa jadi pilihan tepat bagi yang suka main aman. Yuk mulai kenali profilmu dan mulai buat budgetmu!!

No comments:

Powered by Blogger.