Mengenal Asset dan Liabilities

Hallo, Gans. Setelah kita bisa membedakan yang mana pemasukan dan pengeluaran, kita akan mempelajari salah satu hal terpenting dalam financial literacy yaitu asset dan liabilities. Terms asset dan liabilities yang dibahas disini bukanlah terms yang ada di akuntansi, walaupun konsepnya hampir sama namun sedikit berbeda. Konsep yang dipakai di financial literacy tentu lebih sederhana. Oke, langsung yuk kita masuk ke pembahasan.

ASSETS (ASET)
merupakan segala bentuk harta kekayaan yang kita miliki yang bernilai, mulai dari harta fisik, harta di bank, hingga piutang. Saya mencoba membagi aset ke dalam beberapa jenis:
a. Tangible Asset (Aset Nyata)
merupakan jenis aset yang lebih berbentuk ke fisik. Memperhitungkan nilai aset jenis ini harus mengikutsertakan juga depresiasi (penurunan nilai) dari nilai barang yang telah dibeli. Contoh: motor, mobil, barang elektronik, rumah, properti, dll.


b. Monetary Asset (Aset Uang)
merupakan jenis aset yang berbentuk uang. Yang termasuk monetary asset antara lain tabungan, uang cash.

c. Investment Asset (Aset Investasi)
merupakan jenis aset yang berbentuk investasi. Dengan menjadikan investasi sebagai aset, uang bisa bertambah atau bahkan mungkin bisa berkurang apabila rugi, sehingga nilainya bisa dibilang fluktuatif tergantung dengan yang diinvestasikan. Untuk membangun aset jenis ini baiknya adalah melakukan assesment diri tentang resiko dan mendiversifikasi investasi dari yang resiko rendah hingga ke tinggi. Contoh aset investasi adalah saham, reksadana, obligasi, IOU, investasi usaha yg sifatnya pasif, dll.

d. Other Assets (Aset lain-lain)
merupakan jenis yang tidak termasuk dalam ketiga aset di atas. Ada beberapa jenis aset yang tidak bisa dimasukkan ke tiga jenis aset di atas, seperti: perusahaan, royalti, hak paten, piutang, dll.

LIABILITIES (BEBAN)
merupakan segala sesuatu yang masih menjadi tanggungan (hutang). Ada beberapa contoh beban antara lain:
-kredit kendaraan
-kredit properti
-utang ke perorangan atau lembaga
-tagihan pembayaran

Sekarang pasti timbul pertanyaan, mengapa perlu mempelajari aset dan beban? Jawabannya adalah dengan mengetahui hal tersebut kita bisa membedakan yang mana yang perlu dibangun untuk mencapai financial freedom. Orang yang ingin mencapai financial freedom pasti akan berfokus membangun aset dan tidak menambah liabilities. Lebih spesifik lagi, orang yang memiliki keinginan mencapai financial freedom akan berfokus membangun investment asset atau aset lain yang bisa meningkatkan income mereka. Materi tentang income expenses dan assets liabilities akan berkaitan dengan materi selanjutnya yaitu terkait Cashflow dan Net Worth.

No comments:

Powered by Blogger.