Pengalaman Menabung Emas di Pegadaian (Daftar PDS, Buka Rekening, Aktivasi G-Cash, Beli Emas)


Hallo, Gan. Kali ini saya ingin sharing tentang pengalaman menabung emas di Pegadaian. Saya akan share tentang cara daftar akun PDS, buka rekening emas, cetak buku tabungan, cara beli, jual dan cetak emas. Sebelum itu, teman-teman bisa membaca analisis fundamental saya tentang emas pada tulisan Analisis Fundamental Emas berikutJika teman-teman memutuskan untuk berinvestasi emas, maka silakan lanjut membaca tulisan di bawah. Check this out!!
Saya menyimpulkan ada 3 metode dalam berinvestasi emas yang biasa digunakan oleh masyarakat Indonesia, antara lain:
1. Membeli Emas Perhiasan
2. Membeli Emas Fisik Batangan
3. Menabung Emas (Emas Digital)

Saya memahami bahwa salah satu kekurangan emas adalah terkait dengan keamanan. Menyimpan emas fisik di dalam rumah tentunya memunculkan risiko baru yaitu tindak pencurian. Karena saya masih muda dan mobile, saya rasa membeli emas dalam bentuk fisik saat ini akan lebih merugikan. Oleh karena itu, saya memilih untuk berinvestasi dengan metode menabung emas (emas digital).


Menabung emas ini skemanya mirip dengan menabung di bank. Pertama, kita perlu mendaftarkan diri ke platform yang menyediakan layanan jual-beli emas. Setelah memiliki akun, kita bisa membeli emas dengan uang tunai sehingga saldo emas akan bertambah sesuai dengan harga emas saat melakukan pembelian. Jika kita ingin menjual, bisa langsung dijual ke platform jual-beli emas tersebut. Emas merupakan instrumen investasi yang liquid, jangan khawatir kamu tidak bisa menjual emasmu. Selain jual-beli, kita juga bisa mencetak emas jika ingin menyimpannya di rumah. Selama emas belum dijual atau dicetak, maka kita bisa membeli sedikit demi sedikit dan emas yang telah dibeli seolah-olah dititipkan pada platform tersebut. Oleh karena itu, metode ini dinamakan nabung emas.

Setahu saya saat ini ada beberapa platform yang menyediakan tabungan emas, seperti: Pegadaian, Indogold, Tamasia, dll. Setelah riset sedikit, saya memutuskan untuk menabung emas melalui 2 platform yaitu Indogold dan Pegadaian. Tulisan kali ini secara khusus akan membahas tentang pengalaman saya menabung emas di Pegadaian. Untuk pengalaman menabung emas di Indogold dapat dibaca disini.

Tabungan Emas Pegadaian

Saya memilih Pegadaian sebagai platform untuk menabung emas dikarenakan Pegadaian merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak Hindia Belanda dan statusnya sebagai BUMN. Jaringannya juga luas telah menjangkau seluruh Indonesia. Outlet Pegadaian bisa ditemukan hampir di tiap kecamatan di seluruh Indonesia. Dari segi "keamanan", saya rasa Pegadaian adalah platform menabung emas teraman yang kecil kemungkinan untuk terjadi penipuan, perampokan, pencurian, gagal bayar, dan sejenisnya.

Kelebihan:
-Nominal pembelian emas yang kecil (minimal 0.01 gram ~ 8.500 rupiah)
-Dikelola oleh profesional (BUMN)
-Satu orang bisa memiliki beberapa rekening tabungan emas
-Outlet tersebar di seluruh Indonesia

Kekurangan:
-Ada biaya penitipan sebesar Rp 30.000,-/tahun
-Spread harga jual-beli yang cenderung lebih besar daripada platform lain
-Harga yang kurang real time
-Pencetakan emas fisik yang kurang fleksibel (hanya bisa dilakukan di outlet pembukaan rekening emas)

Membuat Akun di Pegadaian Digital Service

Langkah-langkah membuat akun di Pegadaian Digital Service (PDS) sebagai berikut:
1. Unduh dan install aplikasi Pegadaian Digital di Google Play Store. Ketik saja "Pegadaian Digital" maka akan ketemu aplikasinya.
2. Setelah aplikasi terinstall, buka apps tersebut dan klik tombol "Registrasi".
3. Setelah klik "Registrasi", harusnya muncul perintah untuk memasukkan NAMA LENGKAP dan NOMOR HP. Isi data tersebut sejujur-jujurnya, lalu klik "Selanjutnya". Kemudian, akan muncul perintah untuk mengisikan kode OTP yang telah dikirimkan ke nomor HP yang tadi didaftarkan.
4. Isilah kode OTP sesuai dengan kode yang telah dikirim ke NOMOR HP anda. Lalu, klik selanjutnya.
5. Seharusnya akan muncul layar perintah untuk memasukkan alamat e-mail. Masukkan alamat e-mail yang ingin kamu daftarkan. Kemudian, klik selanjutnya.
6. Masukkan Password baru untuk Akun Pegadaian Digital. Lalu, klik "Selesai"
7. Sampai tahap ini, sebenarnya akun Pegadaian Digital anda sudah jadi. Tetapi, anda perlu memverifikasi e-mail yang tadi telah didaftarkan agar akun Pegadaian Digital bisa aktif sepenuhnya. Caranya: buka e-mail dari Pegadaian lalu klik link verifikasi pada e-mail tersebut.
8. Jika sudah mendapatkan notifikasi akun sudah aktif, maka lengkapilah data-data pribadi pada Tab "Pengaturan" di bagian "Data Nasabah" dan "Data NPWP".

Membuka Rekening Emas

Langkah-langkah membuka rekening emas di Pegadaian Digital sebagai berikut:
1. Pilih ikon "Emas" pada Beranda. Lalu, klik ikon "Daftar Rekening", kemudian klik "Tambah Tabungan Emas".

2. Isi data diri seperti: Nomor HP, No KTP, Nama, Jenis Kelamin, TTL, Alamat, Status, Nama ibu kandung dengan sejujur-jujurnya. Jangan lupa untuk upload foto KTP/Passport. Klik "Selanjutnya".

3. Akan muncul tampilan peta Pilih outlet tempat membuka rekening emas. Pilihlah tempat di sekitar domisili tempat tinggal anda karena outlet pembukaan rekening inilah yang akan jadi tempat untuk mencetak emas. Sampai saat ini, pencetakan emas di luar outlet belum bisa dilakukan. Klik "Selanjutnya.

4. Anda akan masuk ke halaman "Pembelian Saldo Awal". Jadi, untuk membuka rekening emas anda diwajibkan untuk membeli emas dengan nominal Rp 50.000,-. Uang 50 ribu ini akan langsung dikonversi menjadi saldo emas menggunakan rate pada saat pembelian. Masukkan kode voucher di kotak "Gunakan Kode Promo" apabila memiliki voucher, lalu centang "Setuju Syarat & Ketentuan".
*Dapatkan voucher bonus emas senilai Rp 25.000,- dengan memasukkan kode promo "PDS533C5"


5. Pilih salah satu Metode Pembayaran untuk menyetor dana Rp 50.000,-. Lalu, klik "Bayar".


6. Anda akan mendapatkan e-mail konfirmasi pembuatan rekening emas. Lakukanlah pembayaran ke nomor rekening yang diminta oleh Pegadaian. Bayarlah sebelum batas waktu pembayaran.


7. Jika anda sudah melakukan pembayaran, seharusnya tidak lama akan ada konfirmasi e-mail bahwa Rekening Tabungan Emas sudah aktif. Itu artinya proses membuka rekening emas di Pegadaian  sudah berhasil.

Sampai di tahap ini, uang saya keluarkan sebesar Rp 52.500,- (terdiri dari saldo emas Rp 50.000,- dan biaya administrasi Rp 2.500,-).

Mencetak Buku Tabungan Emas dan Aktivasi G-Cash

Setelah melihat biaya administrasi untuk proses pembelian emas yang sebesar Rp 2.500,-/transaksi, saya berniat untuk memangkas biaya administrasi ini. Di Pegadaian Digital sendiri ada virtual account banking bernama G-Cash. G-Cash merupakan layanan virtual account perbankan yang dimiliki oleh Pegadaian yang memiliki sifat seperti akun rekening di bank konvensional. Melalui virtual account banking tersebut, kita bisa membeli emas tanpa biaya administrasi. Kita juga bisa melakukan deposit ke G-Cash ini untuk disimpan dulu (standby) dan uangnya baru digunakan ketika mau membeli emas. Ini tentunya lebih efisien daripada setiap mau beli emas harus transfer.

Untuk aktivasi G-Cash sendiri, persyaratannya adalah sudah pernah melakukan transaksi finansial di Pegadaian (entah pernah gadai, pinjam, dll). Saya yang baru pertama kali bersinggungan dengan Pegadaian pun awalnya kebingungan untuk mengaktivasi G-Cash. Keesokan harinya setelah membuat rekening emas, saya pun pergi ke outlet Pegadaian (outlet yang dipilih ketika membuka rekening). Saya bilang ke CS kalau saya ingin mengaktifkan G-Cash. Lalu, CS menanyai saya terkait dengan buku tabungan dan mengatakan apabila saya harus mencetak buku rekening apabila mau aktivasi G-Cash (mungkin mencetak buku rekening emas termasuk transaksi finansial).

Saya pun diwajibkan mengisi beberapa formulir untuk pencetakan buku rekening. Setelah, mengisi saya diminta membayarkan uang sebesar Rp 54.000,- untuk biaya administrasi. Saya sebenarnya bingung uang ini untuk apa. Soalnya menurut web Pegadaian, pengguna yang membuka rekening emas melalui Pegadaian Digital tidak dikenakan biaya pembukaan rekening dan biaya penitipan emas untuk tahun pertama. Saya mencoba positive thinking. Mungkin saja karena saya mencetak buku tabungannya jadi ada biaya administrasi tambahan yang terdiri dari biaya pembukaan rekening (Rp 10.000,-), biaya penitipan emas (Rp 30.000,-/tahun), dan biaya materai 2 lembar (Rp 14.000,-). Saya juga salah sih, tidak bertanya saat itu. Mohon apabila teman-teman membuka rekening melalui Pegadaian Digital dan mau mencetak buku rekening, lalu diminta biaya administrasi, tanyakan saja biaya administrasi ini dipakai untuk apa. Karena menurut web Pegadaian seharusnya bebas biaya administrasi Rp 40.000,- (biaya pembukaan rekening dan biaya penitipan emas tahun pertama).

Setelah melengkapi formulir dan melakukan tanda tangan, saya dipersilakan untuk menunggu buku tabungan diurus. Akhirnya, setelah menunggu agak lama, buku tabungan emas Pegadaian saya pun jadi.
Buku Tabungan Emas Pegadaian
Setelah buku tabungan jadi, kemudian saya meminta CS untuk mengaktifkan G-Cash. Ternyata, CS kurang memahami proses pengaktifan G-Cash. Lalu, CS menelpon temannya untuk bertanya terkait aktivasi G-Cash ini. Sebenarnya, yang kita paling butuhkan untuk aktivasi G-Cash adalah PIN.

Langkah-langkah untuk mengaktifkan G-Cash sebagai berikut:
1. Membuat PIN transaksi finansial. CS akan menghubungkan ke sistem dan sistem akan mengirimkan kode OTP yang akan digunakan untuk membuat PIN transaksi finansial yang ada pada Menu Pengaturan.
2. Klik menu "Aktivasi G-Cash pada Beranda, lalu pilih G-Cash.
3. Klik "Buat akun G-Cash".
4. Pilih Bank yang diinginkan (saat ini hanya tersedia BNI dan BRI).
5. Masukkan PIN transaksi finansial.
6. Selanjutnya, kamu akan mendapatkan notifikasi apabila akun G-Cash telah berhasil diaktivasi.

Sampai di tahap ini, uang saya keluarkan sebesar Rp 92.500,- (terdiri dari saldo emas Rp 50.000 + biaya administrasi top up Rp 2.500 + biaya administrasi lain-lain Rp 40.000).

Menabung Emas

Langkah-langkah membeli emas di Pegadaian Digital Services (PDS) sebagai berikut:

1. Isilah jumlah pembelian saldo emas dan pilih nomor rekening tabungan emas yang akan diisi
Input nominal pembelian
2. Konfirmasi Top up Tabungan Emas
Pastikan Tabungan Emas sudah sesuai
3. Pilih Metode Pembayaran yang tersedia. Karena saya sudah mengaktifkan G-Cash, saya memilih metode pembayaran melalui G-Cash.
Pilih Metode Pembayaran
4. Masukkan PIN yang telah dibuat pada menu Setting
Input PIN
5. Lakukan pembayaran
Pembayaran berhasil

3 comments:

  1. karena ini aku bisa buka rekening emas di pegadaian, makasih

    ReplyDelete
  2. Saya buka tabungan emas juga melalui aplikasi Pegadaian digital, sekitar 2 bulan kemudian baru cetak buku tabungan di counter pegadaian dan sama sekali tidak dikenakan biaya administrasi.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.